Terima kasih ya Allah, di antara dan disela hari-hari awal puasa Ramadhan ini ada suatu titik keajaiban, dan akhirnya kau memberikan petunjuk-Mu dan membuka mata hatiku akan arti sebuah kerasnya kehidupan, kekuasaan, ketamakan, hanya mengejar duniawi dan materi… Kekuasaaan dan Materi adalah sesaat, kau membuka mata hatiku dengan melihat kejadian langsung di lapangan akan arti dan bukti nyata kedzoliman seorang penguasa, ketakutan orang-orang kecil yang terdzolimi, terintimidasi……dan bingung.
Dan kau tunjukkan dibalik itu semua nilai persabahatan, kelembutan, ketulusan, berjiwa besar, nerimo dengan ikhlas dengan segala kesederhanaan…… Walaupun dengan jalan yang berliku ini dan begitu bertele-tele dan begitu lama waktu yang kulewati dan melelahkan ini.
Di PLJ ini, begitu banyak kejadian keras yang menggugah inspirasi, dari segala macam ancaman tiap hari, ketakutan dan intimiasi yang membayangi setiap bangun pagi,kebingungan dan kebimbangan selama ini….. Terima kasih Tuhan ya Allah, ya Arsyi… mungkin inilah caramu untuk membuka pikiranku yang amat idealis ini, memang ketidaksempurnaan adalah milik manusia, milik diriku dan kesempurnaan adalah milikmu Ya Allah.
Mohon petunjukmu Ya Allah, atas sisa umur perjalanan hidup ini untuk dapat bermanfaat bagi keluarga, masyarakat dan agama ini. Amien.
@plj, 20100818……