My next journey, is back to Sumatra, after one year ago I have crossed Palembang and Medan to accomplish all job there…he..he..he.. Rute kali ini dari Pekanbaru-Buatan-Lirik-Solok-Padang-Bukittinggi…kembali ke Jakarta… bener-bener membelah bumi Sumatra.. Yup, ini adalah salah satu perjalanan di tahun 2008 ini yang cukup mengagumkan dan cukup menyentuhku untuk menghargai, bersyukur dan bangga pada bumi pertiwi Indonesia ini telah kulakukan bersamaan dengan tugas penilaian kinerja perusahaan September ini. So amazing, so tiring but fun, bener-bener melelahkan (apalagi bersamaan puasa dan perjalanan darat yang cukup lama), tapi membuatku terenyuh dan terpesona …. Satu kesimpulan, begitu kaya dan makmur bumi Indonesia ini dari hasil pertaniannya dan hasil bumi yang terkandungnya…. Tapi mengapa kita miskin di atas bumi yang kaya makmur dan subur ini ya!!!!!
Awal mula, dimulai dari pelaksanaan penugasan yang kedua bagiku di tahun ini yaitu menjadi salah satu Examiner Kinerja Perusahaan batch ke V (terakhir), maka dimulailah trip membelah bumi Sumatra yaitu untuk mengakses kinerja anak perusahaan, expedisi ini bertugas mengakses kinerja tahunan di salah satu Unit Bisnis Perusahaan tempatku bernaung di lokasi Eksplorasi & Pengeboran Minyak, di daerah Lirik (Riau). Seperti diiberitakan hari Jumat sebelumnya bahwa yang positif untuk mengakses hanya tiga orang, ya sudah aku terima tantangan ini .. ya pikirku sudah dipercaya sama orang ya sudah harus kita laksanakan dengan sebaik-baiknya dan harus kita jaga kerpercayaan itu…. Amanah gitu deh pikirku.
Hari Sabtu aku berangkat ke Jakarta, dan dikarenakan keterlambatan taxi yang kejebak di kompleksku yang penuh portal sehingga membuat driver taxi-nya bingung dan ini membuatku jengkel takut ketinggalan pesawat, sudah mepet bener. Tapi sabar-sabar kan lagi puasa hari ke-6, dan akhirnya bisa nyampai bandara dengan terburu-buru, dan terkejarlah. Lalu hari Minggunya mulai ketemuan di salah satu gedung daerah Ahmad Yani untuk konsensus review, dan ternyata yang bertugas untuk mengkases ada 4 orang (aku, mas Septi, Pak Anis, dan akhirnya Pak Irawan gabung) Alhamdullilah pikirku, jadi gak perlu capek-capek keluar energinya seperti yang terjadi pada batch ke 2 sebelumnya (bete jadinya klo dinget-inget lagi). Lalu hari Senin ke kantor Pusat, ngurus segala macem-macem administrasinya, lalu ke Ahmad Yani lagi utk konsensus hari kedua. Hari Selasa-Rabu, tibalah saat site visit, satu tim mulai mengunjungi Kantor Pusat Aplikan si salah satu gedung di daerah Gatot Subroto Jakarta.
Hari Rabu siang setelah site visit dan wawancara dgn GM aplikan berakhir, dimulai perjalanan ke bandara SKH Jakarta dilanjutkan terbang menuju Bandara Sultan Kasim II di Pekanbaru. Dari atas pesawat di sore hari, terlihat bumi Riau cukup menghijau, dikelililingi perkebunan Sawit bak hamparan Karpet Hijau….. Subhanallah…… Maha Besar ya Allah dengan segala kekuasannnya. Setelah itu kita ngambil bagasi, dan dijemput oleh petugas, dan karena jam sudah hampir jam 6.00 pm kita menuju ke salah satu resto di sana, dan berbuka puasalah hari itu, Alhamdullillah… telah hilang segala dahaga dan lapar, semoga barokah puasa hari ini.
Malam ini keliling sebentar mengelilingi Kota Pekanbaru, sampai di perbatasan terminal kota yang mau menuju ke Minas/Duri/Dumai dan balik lagi ke tengah kota. Bermalam sehari di Pekanbaru dan sahurpun di Hotel Pangeran, keesokan harinya dilanjutkan perjalanan darat menuju Buatan (ini nama daerah loh), sepanjang jalan menuju Buatan melintasi kebon sawit, yang sangat menghijau… beberapa kali melihat truk melintas sambil membawa tumpukan buah kelapa sawit…hmm.hmmm. Bener-bener banyak juragan minyak kelapa sawit di sini…. pengen juga aku wirausaha jadi pengusaha kelapa sawit pikirku…he.he..he… Lanjut trus mengikuti waktu dan menikmati perjalanan darat. Jalanan yang naik turun membuat perutku seperti dikocok-kocok., apalagi duduk di bangku belakang mobil ..tambah membikin neg. Sampai di Buatan, kita melihat Distribusi, Pengumpulan dan Transportasi hasil Minyak Mentah (crude oil), daerah yang cukup panas, lalu melihat pengumpulan di kapal tanker untuk dibawa ke Sei Pakning. Setelah ngecek ini itu dan mewawancara petugas di sana, ada beberapa temuan penting hasil assessment ini…Lalu Lanjut ke Lirik, masih 3 jam lagi perjalanan darat, yah bisa tidur ayam-lah di dalam mobil. Jam sudah menunjukkan jam 2.30 pm, dan sudah nyampai Lirik. Nyampai sana, kulonuwun dengan manajemen setempat, dan dikarenakan waktu yang terbatas kita langsung ke field untuk cek lapangan, sebelumnya diterangkan safety induction. Panas sekali sore ini, aku lihat termometer elektrik di mobil… gila cing sampai 40 derajat celcius sore ini pyuh. Lalu mulai naik-naik ke dataran tinggi yang penuh dengan kelapa sawit dan karet, dan dijelaskan sistem pabrikasi mereka, eksplorasi, penanganan limbah B3, penanganan limbah cair, dan bisa ngeliat langsung cara ngebor sampai beberapa meter ke perut bumi untuk dapetin crude. Fantastis, bumi Riau ini dari atas didapatkan minyak kelapa sawit, dari dalam didapatkan minyak bumi (crude), semuanya serba minyak, raja minyak kaleeeee………… Dengan hasil minyak atas-bawah yg cukup melimpah cukup membuktikan bahwa Bumi Indonesia cukup kaya…. tapi kenapa kok kebanyakan dikelola oleh asing ya, cukup serakakah mereka, padahal pekerja kita mampu kok unuk mengolah secara mandiri, hanya perlu pembenahan manajemen dan studi banding teknologi saja pikirku.
Selanjutnya, malam harinya berkumpul di mess, dan berbuka di sana dengan menu takjil seadanya, lalu dijemput untuk makan malam di restoran Padang dengan seluruh pekerja di Lirik, yah malam keakraban gitu deh. Lalu pulang, dan malamnya aku masih ngutek-ngutek hasil asessment untuk cari OFI dan Strengthnya sebagai hasil rekomendasi assessment sampai larut.
Hari Jumat tlah tiba, pagi itu kita wawancara dengan Field Manager dan seluruh staff yang terlibat, mereka cukup welcome dan care, lalu siang hari setelah wawancara dan site visit rampung dilakukan, kita pamitan untuk melanjutkan perjalanan ke Padang untuk menyelesaikan Feedback Report. Cukup lama sekitar 8-9 jam, pantat sampai panas. Kita melintasi bukit barisan, naik turun, berkelok-kelok, deretan pegunungan yang cukup apik tertata, dan gundukan-gundukan bukit/pegunungan yang cukup aneh bagiku akan bentuk-bentuknya, subhanallah.
Buka puasa jam 6.30 pm kita telah sampai Solok, kita berhenti untuk cari restoran Padang untuk buka puasa, ternyata penuh sekali restoran di sana. Setelah itu cari buah di pasar tradisional dan mampir sebentar di rumah saudara dari driver di daerah Solok, daerah yang cukup sejuk dan tenang. Ngobrol ngalor-ngidul dan istirahat sebentar, setelah itu lanjut perjalanan ke Padang. Di tengah-tengah kita berhenti di daerah dengan nama Tinjau Laot, ya di daerah ini merupakan pertengahan lembah dan kita bisa melihat ke bawah kota Padang dengan gemerlap lampu dan suasana pantainya dari atas pegunungan. Cukup Indah……. seperti Valey kalau di daerah Bandung gitu…. atau Puncak Pujon kalau di Batu Malang.
Lalu lanjut lagi, dan nyampai Padang jam 10’an pm waktu setempat, onde mande Tuesday selamat datang Padang…. fyuh capek berat langsung tidur blek sek. Paginya bangun jam 3.30 am, untuk sahur, walapun subuhnya di daerah ini jam 4.55 am sih. Lalu pagi hari kita nyelesaikan Feedback Report sebagian, dan dilanjutkan perjalanan ke Bukittinggi, refreshing sejenaklah… masak otak dipakai terus untuk mikir, kita mengunjungi air terjun sebelum masuk Bukittinggi. Nyampai di Bukittinggi, kita mendapati kota yang hampir mirip dengan Batu Malang dan Dago Atas Bandung, bener-bener udaranya fresh, dan diapit gunung-gunung, bener-bener damai rasanya. Lalu mengunjungi Patung Bung Hatta, Jam Gadang, Ngarai Sihanok (indah sekali tempat ini, subhanallah), Gua Jepang (tempat kerja rodi di jaman Jepang untuk membuat bunker yang cukup dalam utk perlindungan tentara Jepang, kelihatannya dalamnya singup dan angker ya, la wong yang mati aja banyak sekali di jamannya dulu), lalu belanja-belanja di Pasar Bukittinggi, aku beli kopiah khas sana. Lalu beli oleh-oleh ya krupuk sanjay lah, karang bangkiang ya, kue bika, dan kripik balado, lalu balik lagi ke Hotel di Padang. Mandi lalu mengunjungi kantor Cabang di sana, mengunjungi Pulau dan Jembatan Siti Nurbaya, Kampung Pecinan, Teluk Bayur, melihat aneka bemo ada TV di dalamnya, hebat nian…. Dan bemo-bemo itu dipenuhi stiker-stiker racing bak mau bertempur car racing … ha..ha…ha… bahkan ada juga ban-nya yang di trepesin…ada-ada saja. Lalu perjalanan dilanjutkan ke pesisir pantai dan cari ikan bakar sambil menunggu buka puasa.
Malam hari balik ke hotel, nyelesaikan Feedback Report. Besok paginya bangun pagi lagi, sholat bentar, lalu sahur, lalu lanjut sholat subuh, dan seharian ngerjain Feedback Report dan packing…. wuih banyak banget bawaanku jadinya… ampun deh…… Lalu siang kita siap-siap check out jam 2 dan menunggu di lobby hotel sambil ngenet pakai WI-FI dan ngerjaain Feedback Report. Lalu sorenya pergi ke Airport Internasional Minangkabau untuk balik ke Jakarta, jam 6.35 pm cing waktunya bertepatan dgn berbuka puasa, di pesawat Garuda cuma dikasih jajan seadanya, jadinya masih lapar, tapi untung aku bawa sedikit jajan tambahan …… Alhamdulillah deh akhirnya perjalanan menjelajahi sumatra telah selesai dilaksanakan tinggal menyelesaikan tugas-tugas yang masih tersisa di Jakarta. Pokoknya top abis, dan membuktikan bahwa Indonesia itu kaya akan hasil buminya, ya minyak kelapa sawit, ya minyak bumi, dan lain-lainnya, dan begitu indah pemandangan alamnya…. bener-bener natural, it’s the truly Asia.
“”You cannot live by yesterday’s standards and expect an extraordinary results today…” “Yesterday is a history, Tomorrow is a mysteri and Today is a gift”"